Wartawan harus menghormati hukum, kata Zahid
Malaysia

Wartawan harus menghormati hukum, kata Zahid

Wartawan harus menghormati hukum, kata ZahidWakil Perdana Menteri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi ingin pers menghormati hukum negara saat menjalankan tugasnya. – Foto file Orang Dalam Malaysia, 13 Maret 2016. Putrajaya tidak menghalangi pers lokal atau asing dalam menjalankan tugasnya, tetapi mereka harus mematuhi etika jurnalistik serta hukum negara ini, kata Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi.

“Atas nama pemerintah dan Kementerian Dalam Negeri, saya tidak menghalangi jurnalis lokal atau asing untuk meliput acara atau mewawancarai pemimpin mana pun.

“Profesi jurnalistik punya etika… tapi ketika melewati batas, kami harus memastikan VVIP kami dilindungi dengan menggunakan langkah-langkah keamanan,” katanya.

Dia berbicara pada konferensi media setelah memimpin pertemuan komite eksekutif Yayasan Pencegahan Kejahatan Malaysia (MCPF) di Kuching hari ini.

Zahid diminta untuk mengomentari penahanan dua warga Australia yang ditangkap karena melanggar penjagaan keamanan saat mencoba mewawancarai Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak di Kuching tadi malam.

Zahid mengatakan personel keamanan memberikan prioritas utama untuk melindungi VVIP dan itu tidak boleh dilihat sebagai penghalang kebebasan media.

“Tindakan (menjaga keamanan) itu untuk memastikan etika jurnalisme dipatuhi … etika di Malaysia harus diperhatikan dan dipatuhi dan masalah keamanan harus diprioritaskan oleh pihak berwenang dan jurnalis harus menghormati keputusan untuk menjaga keamanan tetap utuh. ,” dia berkata.

“Saya kira jika jurnalis Malaysia berada di luar negeri, mereka juga harus memegang teguh etika jurnalistik serta faktor keamanan di negara yang bersangkutan,” katanya.

Zahid mengatakan penahanan dua warga Australia itu tidak bisa dianggap menghalangi wartawan asing.

“Saya pikir mereka telah melakukan yang terbaik untuk media mereka. Tetapi pada saat yang sama, mereka harus menghormati aspek keamanan yang ditegakkan oleh otoritas di negara ini,” katanya.

Saat ditanya mengenai penindakan terhadap dua WNA tersebut, Zahid mengaku menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

“Kami berharap yang penting adalah menghormati hukum dan menaati aturan,” katanya. – Bernama, 13 Maret 2016.


Posted By : totobet hongkong