Tragedi tenggelamnya kapal: 6 tewas, 7 selamat
Free

Tragedi tenggelamnya kapal: 6 tewas, 7 selamat

[email protected]

PONTIAN: Enam imigran gelap (PATI) tewas, sedangkan satu lagi kritis dan enam selamat dalam tragedi tenggelamnya kapal di perairan Pulau Pisang, sini, sekitar pukul 12 tengah malam tadi.

Direktur Malaysian Maritime Enforcement Agency (Maritim Malaysia) Johor, Laksamana Pertama Maritim Nurul Hizam Zakaria, mengatakan dalam kejadian tersebut, gelombang yang diyakini setinggi tiga meter (m) menghantam sebuah kapal fiber sepanjang 7,62 meter dengan 11 perempuan imigran gelap dan dua tekong. yang semuanya orang Indonesia.

Dikatakannya, hal itu menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam sekitar 4,2 mil laut dari Pantai Pontian Besar.

“Lima imigran gelap dan dua tekong laki-laki berusia antara 25 dan 35 berhasil diselamatkan, sementara enam lainnya ditemukan tenggelam.

“Salah satu korban selamat kini dalam kondisi kritis dan telah dibawa ke Rumah Sakit Sultanah Aminah (HSA), Johor Bahru, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” katanya dalam konferensi pers di Dermaga Nelayan Pontian Besar, hari ini.

Turut hadir Kapolres Pontian, Inspektur Mohammad Shofee Tayib.

Lebih lanjut, Nurul Hizam menuturkan, peristiwa tersebut diketahui saat seorang nelayan setempat menemukan dua tekong dan empat perempuan imigran gelap terapung sekitar pukul 10.00 WIB dini hari tadi di perairan Pontian, sebelum menghubungi Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) dan Maritim Malaysia.

“Menyusul itu, Operasi Pencarian dan Pertolongan (Op Carilamat) yang dimulai pada pukul 10.00 tadi pagi berujung pada ditemukannya seorang perempuan Indonesia lainnya yang berhasil diselamatkan pada pukul 13.00 WIB bersama dua jenazah temannya, sebelum ditemukan empat korban terakhir yang tenggelam. jam 2 siang,” ujarnya.

Sementara itu, kata Nurul Hizam, berdasarkan pemeriksaan awal, kedua tekong mengaku kapal yang mereka tumpangi bersama 11 imigran gelap tersebut berangkat dari Pulau Jaloh, Batam, sekitar pukul 09.30 tadi malam.

“Mereka menaiki kapal fiber bermesin 200 tenaga kuda. Kapal tersebut diduga menempuh perjalanan dua setengah jam dari Pulau Jaloh sebelum tiba di Perairan Pontian, tadi malam.

“Ketujuh korban selamat diserahkan ke polisi untuk dilakukan tindakan lebih lanjut, sedangkan enam jenazah diserahkan ke RS Pontian untuk diautopsi,” katanya.

Sementara itu, Mohammad Shofee mengatakan dua tekong Indonesia akan ditahan, besok, untuk membantu penyelidikan kasus berdasarkan Pasal 26A Undang-Undang Anti Perdagangan Orang dan Anti Penyelundupan Migran (ATIPSOM).

Dia mengatakan penyelidikan awal menemukan bahwa kedua tekong ingin menurunkan semua imigran gelap di wilayah Api-Api, sekitar empat mil laut dari lokasi kapal yang tenggelam.

“Polisi akan mengusut secara detail dalang dari sindikat perdagangan manusia ini, termasuk biaya yang dikenakan kepada para korban untuk masuk ke Malaysia melalui Pontian Waters,” katanya.

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar