Tidak ada tahfiz, sekolah pondok tutup karena COVID-19
Free

Tidak ada tahfiz, sekolah pondok tutup karena COVID-19

[email protected]

KUALA LUMPUR: Tidak ada sekolah tahfiz dan sekolah pondok terdaftar yang diperintahkan untuk ditutup oleh otoritas agama pemerintah negara bagian mana pun setelah pandemi COVID-19.

Menteri di Departemen Perdana Menteri, Idris Ahmad, mengatakan berdasarkan informasi yang dikonfirmasi oleh Otoritas Agama Negara, tidak ada lembaga yang ditutup.

Ia mengatakan, beberapa lembaga tahfiz swasta ditutup sementara untuk mematuhi arahan pemerintah agar mata rantai penularan wabah COVID-19 dapat diputus.

“Namun, tidak dapat disangkal bahwa ada lembaga yang menghadapi penurunan sumber daya keuangan karena penyebaran epidemi.

Untuk membantu sekolah-sekolah tahfiz dan pondok ini, pemerintah sekali lagi memberikan alokasi RM100 juta untuk tujuan pemeliharaan dan peningkatan lembaga-lembaga pendidikan Islam di bawah koordinasi Lembaga Penasihat Koordinasi Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam (LEPAI) yang mencakup sekolah-sekolah agama. , lembaga tahfiz dan pondok,” ujarnya.

Hal itu dikatakannya saat menjawab pertanyaan lisan dari Datuk Amirrudin Hamzah (PEJUANG-Kubang Pasu), di Dewan Rakyat, hari ini.

Mengomentari lebih lanjut, kata Idris, sampai

Agustus lalu, total RM60 juta

disalurkan ke 1.066 lembaga yang memenuhi syarat dan dari jumlah itu, total RM22,2 juta telah disalurkan ke 413 lembaga tahfiz di seluruh negeri.

Dia mengatakan sisa RM40 juta diterima pada tanggal 4 Oktober untuk tujuan yang sama dan juga untuk biaya manajemen dan operasional institusi.

Menjawab pertanyaan tambahan dari Datuk Che Abdullah Nawawi (PAS-Tumpat) tentang upaya untuk mendapatkan perusahaan besar untuk membantu lembaga tahfiz dan pesantren yang terdaftar, ia mengatakan hal itu termasuk di antara 32 inisiatif dalam 20 strategi yang diterapkan pemerintah untuk membantu lembaga pendidikan dan sekolah. .

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar