Tarian Nora dari Thailand selatan memiliki status warisan UNESCO
Free

Tarian Nora dari Thailand selatan memiliki status warisan UNESCO

NARATHIWAT: Organisasi Pendidikan Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) hari ini secara resmi mengakui status tarian Nora dari Thailand sebagai Warisan Budaya Warisan.

Gerakan ini berpotensi membawa lebih banyak pengakuan global terhadap tarian yang biasanya hanya ditampilkan dalam pertemuan kecil di desa-desa khususnya di Thailand selatan.

Tari Nora atau Menora adalah sebuah dramatari atau taridra masyarakat Thailand di Segenting Kra dan juga mendapat respon di Semenanjung Malaysia, khususnya di Kelantan, Kedah, Perlis dan Penang di masa lalu.

Namun, itu tidak terlalu populer di kalangan masyarakat modern di Malaysia dan pernah dilarang di Kelantan bersama dengan wayang kulit dan makyong oleh pemerintah negara bagian yang dipimpin PAS pada tahun 1991.

Drama tari nora menampilkan penarinya beraksi dalam bulatan dengan busana dilengkapi manik serta gerakan unik seakan burung.

Seni pertunjukan, yang menggabungkan tarian, nyanyian dan cerita, yang dimulai di India, telah dipraktikkan selama berabad-abad di provinsi selatan Thailand yang mayoritas penduduknya Muslim.

Biasanya, penceritaan dalam seni tari ini menampilkan kisah seorang pangeran lokal yang mencoba menyelamatkan Manora, putri setengah manusia setengah burung, yang namanya juga diabadikan dalam tarian tradisional tersebut.

Pertunjukan dengan cerita panjang bisa memakan waktu hingga tiga hari.

Penarinya, Saman Dosormi, yang juga lulusan seni pertunjukan di dekat provinsi Yala, mengatakan bahwa tarian itu menyoroti ‘berbagi budaya’ dari kelompok etnis Buddha dan Muslim Melayu di provinsi selatan.

“Tidak masalah jika Anda beragama Buddha, Muslim atau Kristen, siapa pun dapat menampilkan tarian ini.

“Saya sangat senang (tentang daftar UNESCO) dan berharap semua seni budaya Thailand diakui dunia,” katanya. – AFP

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar