‘Saya bukan naga, buaya, singa atau harimau’ – Ab Rauf
Free

‘Saya bukan naga, buaya, singa atau harimau’ – Ab Rauf

ALOR GAJAH: Ketua Melaka Barisan Nasional (BN), Datuk Seri Ab Rauf Yusoh, membantah pandangan beberapa orang yang mencapnya sebagai ‘naga, buaya, singa atau harimau’ di Melaka; sebaliknya dia melihat dirinya hanya sebagai ‘rendah hatike pesta.

Saat ditanyai pertanyaan hangat tentang persepsi pihak-pihak tertentu terhadap dirinya, yang diduga sebagai ‘Kakak’ terhadap Ketua Menteri, Datuk Seri Sulaiman Md Ali, dia mengatakan, dia dicap seperti itu karena tanggung jawab dan kepercayaan yang dia miliki. dibawa di Melaka selain menganggapnya sebagai permainan politik

“Saya terlihat seperti itu karena saya mendorong dan membayangi kepemimpinan saya untuk memenangkan PRN Melaka, jadi saya menyangkal semua persepsi ini dengan hati terbuka. Namun, sebagai seorang pemimpin, selalu ada kritik, dan saya melihat ‘asumsi’ seperti itu sebagai politik. permainan pihak-pihak tertentu,” ujarnya Ketua Penghubung UMNO Melaka kepada Bernama TV dalam wawancara eksklusif di sini hari ini.

Dia yang bertarung sebagai calon BN untuk kursi Dewan Negara (DUN) Tanjung Bidara menggambarkan mereka yang bermain dalam masalah ini tidak bertanggung jawab tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk negara dan masyarakat Melaka.

Ab Rauf juga tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyerangan terhadap dirinya karena adanya pihak-pihak yang menginginkan jabatan Ketua Menteri, dan berusaha menciptakan persepsi negatif di kalangan masyarakat terhadap dirinya.

“Isu itu dimainkan oleh mereka yang frustrasi, tidak dapat menempatkan dirinya sebagai Ketua Menteri lagi karena rencana awal dia bisa mengambil alih pemerintah negara bagian, tetapi dia dimainkan dan digunakan untuk menjatuhkan pemerintah negara bagian, akhirnya tidak diizinkan lagi. Pak Menkeu. Jadi dia menggeser masalah ini. Ini,” ujarnya.

Sebagai orang yang mengepalai UMNO di Melaka, kata Ab Rauf, ia terlihat dekat dengan Sulaiman, namun menurutnya ia tetap menghormati perbatasan dan tidak pernah ikut campur dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.

Ab Rauf yang dianggap sebagai calon’kelas beratUntuk memperebutkan kursi panas di daerah pemilihan negara bagian Tanjung Bidara, akan menghadapi calon Aliansi Nasional (PN) Datuk Mas Ermieyati Samsudin yang juga Anggota Parlemen Masjid Tanah dan Zainal Hassan dari Pakatan Harapan (PH). Petahana adalah Datuk Md Rawi Mahmud dari BN.

PRN Melaka diadakan menyusul pembubaran dewan negara bagian pada 4 Oktober setelah empat anggota dewan negara bagian (ADUN) menarik dukungan untuk kepemimpinan Ketua Menteri Melaka, dan Komisi Pemilihan Umum (EC) menetapkan 20 November sebagai tanggal pemungutan suara. – BERNAMA

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar