RUU Tanah Kampung Baru melindungi pemiliknya
Free

RUU Tanah Kampung Baru melindungi pemiliknya

KUALA LUMPUR: Rancangan Undang-Undang Pertanahan Kampung Baru (RUU) yang diharapkan akan diajukan ke DPR awal tahun depan diharapkan dapat menjamin perlindungan seumur hidup bagi pemilik tanah Kampung Baru.

Menteri Wilayah Federal Datuk Seri Dr Shahidan Kassim mengatakan di masa lalu, tidak ada undang-undang yang secara khusus dapat melindungi Cagar Alam Melayu untuk mencegah pihak mana pun mengubah status tanah tersebut.

“RUU Pertanahan Kampung Baru saat ini sedang dikaji oleh Kejaksaan Agung. Diharapkan dapat menjaga kepemilikan pemilik tanah Kampung Baru sampai pemberitahuan lebih lanjut, dan rencana pembangunan akan dilaksanakan dalam bentuk sewa dan disepakati bersama antara pemilik tanah dan pengembang.

“Saya yakin RUU ini jika diperkenalkan akan menjadi panduan bagi negara lain, untuk memperkenalkan RUU yang sama untuk menyelamatkan tanah dari perubahan kepemilikan,” katanya saat peluncuran Master Plan Pembangunan Kampung Baru 2040 (PIPKB 2040) dan Kampung Baru. Pedoman Pelaksanaan Pembaruan (PPPSKB). ) di sini, malam ini.

Turut hadir Wakil Datuk Seri Jalaluddin Alias ​​dan Ketua Umum Perum Kampong Bharu (PKB) Datuk Affendi Zahari.

Sementara itu, pada PIPKB 2040, Shahidan mengatakan, masterplan tersebut disusun sebagai dokumen panduan untuk mentransformasi pembangunan fisik, ekonomi dan sosial secara terintegrasi sehingga mendorong arah keseluruhan Kampung Baru untuk 20 tahun ke depan.

“Mekanisme pemerintah dan PKB khususnya untuk memfasilitasi, mengatur dan mengevaluasi semua usulan pembangunan baik melalui joint venture antara warga, pengembang, dan government-linked company (GLCs).

“Insya Allah masterplan ini akan menjadikan Kampung Baru sebagai permukiman kompetitif yang mengutamakan suku Melayu di jantung ibu kota,” ujarnya.

Shahidan mengatakan, PPPSKB diberikan untuk membantu dan mendorong pemilik untuk mengembangkan lahannya sendiri atau melakukan joint venture dengan developer, GLC dan pihak swasta.

Ia mengatakan, PPPSKB memberikan insentif khusus yang dapat dinikmati oleh pemilik tanah dan pengembang yang mencakup masalah pertanahan dan pembangunan, yaitu pembebasan biaya pembangunan 100 persen, rasio lahan terbuka dan pengurangan biaya ‘Dana Layanan Infrastruktur’ 70 persen. – BERNAMA

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar