Produsen berusaha untuk memenuhi pemesanan mobil segera
Free

Produsen berusaha untuk memenuhi pemesanan mobil segera

[email protected]

KUALA LUMPUR: Produsen mobil di Malaysia kini mengambil komponen lokal dari pemasok lain dalam upaya mempercepat produksi, terutama untuk model dengan daftar tunggu yang terlalu panjang.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengatasi masalah pelanggan yang harus menunggu lama untuk mendapatkan kendaraan yang dipesan, terutama setelah operasi produksi diizinkan kembali di bawah Fase Pemulihan Nasional (PPN).

Presiden Malaysian Automotive Association (MAA), Datuk Aishah Ahmad, mengatakan ada beberapa model kendaraan yang harus ditunggu pelanggan lama karena kurangnya microchip dari luar negeri.

“Selain itu, telah terjadi keterlambatan produksi perakitan lokal (CKD) oleh produsen karena masalah produksi microchip di seluruh dunia menyebabkan pembeli harus menunggu lebih lama.

“Untuk mengatasi masalah ini, para pelaku industri otomotif di Malaysia berusaha mempercepat produksi kendaraan dengan memesan komponen lokal dari pemasok alternatif,” katanya kepada BH.

MAA pada bulan Juli merevisi perkiraan total penjualan industri (TIV) untuk sektor otomotif untuk tahun ini sebesar 500.000 unit dibandingkan dengan 570.000 yang diproyeksikan awal tahun ini.

Untuk tahun 2022, asosiasi memproyeksikan TIV lebih tinggi dari 604.200 unit.

Sementara itu, Chief Executive Officer Proton Edar, Roslan Abdullah mengatakan, PROTON masih dalam proses pemenuhan pesanan yang diterima pada akhir 2020 dan awal 2021.

Secara umum, kata dia, PROTON sudah menerima banyak pesanan sejak akhir tahun lalu, namun karena meningkatnya jumlah kasus COVID-19 saat itu, pemerintah harus mengumumkan Perintah Pengendalian Gerakan (PKP) untuk ketiga kalinya.

“Ini membuat PROTON dan semua pemasok dan distributor komponen tidak dapat beroperasi selama hampir tiga bulan.

“Produksi kami tidak berjalan dengan baik karena kekurangan microchip, bahkan ada beberapa pemasok komponen yang bermasalah dengan kasus COVID-19.

“Hal ini mengakibatkan mereka tidak bisa mencapai tingkat produksi yang maksimal, sehingga mempengaruhi produksi kendaraan PROTON,” ujarnya.

President and Chief Executive Officer PERODUA, Datuk Zainal Abidin Ahmad dalam keterangannya belum lama ini mengatakan, sisa tahun ini akan menjadi tantangan karena perusahaan dan ekosistemnya terus menghadapi masalah pasokan akibat pandemi yang sedang berlangsung.

Dia mengatakan perpanjangan pembebasan pajak penjualan yang diumumkan baru-baru ini sangat disambut baik karena akan memungkinkan ekosistem otomotif memiliki lebih banyak ruang untuk pulih, selain memenuhi permintaan.

“Perpanjangan pembebasan pajak penjualan ini juga menguntungkan semua pihak, mulai dari konsumen hingga produsen komponen asli maupun pemasok yang juga terkena dampak kelangkaan pasokan semikonduktor secara global,” ujarnya.

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar