Petronas Malaysia kembali ke hitam di Q3
News

Petronas Malaysia kembali ke hitam di Q3

KUALA LUMPUR, 30 November (Xinhua) — Perusahaan minyak dan gas milik negara Malaysia, Petronas, Selasa mengatakan telah kembali ke posisi hitam pada kuartal ketiga yang berakhir 30 September (FY21) karena harga minyak yang lebih tinggi dan kerugian penurunan nilai aset yang lebih rendah. .

Petronas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mencatatkan laba setelah pajak (PAT) sebesar 16,3 miliar ringgit, dibandingkan dengan rugi setelah pajak (LAT) sebesar 3,4 miliar ringgit pada tahun sebelumnya.

Pendapatan kuartalan grup juga meningkat sebesar 50 persen menjadi 61,8 miliar ringgit dari 41,1 miliar ringgit tahun sebelumnya, karena harga realisasi rata-rata yang lebih tinggi untuk produk-produk utama.

Selama sembilan bulan pertama yang berakhir 30 September, grup tersebut juga mencatat PAT 35,2 miliar ringgit, dibandingkan LAT 19,9 miliar ringgit setahun yang lalu.

Kelompok itu mengatakan peningkatan kinerja disebabkan oleh harga komoditas yang lebih tinggi, didukung oleh rebound permintaan energi karena ekonomi utama pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Pendapatan grup untuk periode tersebut juga naik 27 persen menjadi 171,4 miliar ringgit dari 134,7 miliar ringgit tahun lalu, karena harga realisasi rata-rata yang menguntungkan untuk produk-produk utama ditambah dengan volume penjualan yang lebih tinggi, terutama untuk gas alam cair (LNG) dan gas penjualan.

Belanja modalnya untuk periode tersebut mencapai 20,4 miliar ringgit, terutama disebabkan oleh proyek-proyek hulu.

Petronas mengatakan lintasan industri minyak dan gas saat ini diperkirakan akan berlanjut, mengingat pemulihan permintaan yang moderat didukung oleh perbaikan kegiatan ekonomi secara global.

“Petronas akan tetap teguh dalam mendorong keunggulan operasional dan komersial untuk meningkatkan likuiditas dan profitabilitasnya, dalam mengejar strategi pertumbuhannya,” katanya. (1 ringgit sama dengan 0,24 dolar AS)

Posted By : togel hongkonģ