Minyak Sawit Malaysia – MPOC
MpoC

Minyak Sawit Malaysia – MPOC


Pernah bertanya-tanya apa yang membuat permen lezat? Rasa manis dari pemanis dan rasa lumer di mulut berasal dari lemak. Minyak sawit dalam berbagai bentuk dan fraksinya memainkan peran penting dalam produksi manufaktur makanan, tidak hanya untuk keseluruhan tekstur dan rasa di mulut, juga untuk memperpanjang umur simpan makanan, serta untuk menjaga integritas struktural. Mari kita telusuri fungsi minyak sawit Malaysia dan produk-produknya di beberapa confectioneries yang umum dikonsumsi!

Cokelat

Cokelat adalah salah satu penganan yang paling dicintai di seluruh dunia, terutama selama musim liburan. Salah satu komponen utama yang membuat cokelat memanjakan dan dekaden adalah penambahan lemak. Secara tradisional, cocoa butter ditambahkan ke dalam produksi cokelat. Namun, karena biaya dan pasokan yang tidak mencukupi, alternatif cocoa butter terus menjadi solusi utama untuk produksi jangka panjang yang menguntungkan. Mereka mudah dimodifikasi dan lebih hemat biaya selama produksi, namun masih mampu meniru fungsi mentega kakao. Ada beberapa jenis alternatif cocoa butter, di mana Cocoa Butter Equivalent (CBE) adalah alternatif yang paling cocok untuk cocoa butter. Biasanya berasal dari minyak kelapa sawit, minyak inti sawit, shea, kacang asin dan lemak inti mangga.

Keuntungan terbesar menggunakan lemak sawit sebagai alternatif adalah karena ketersediaannya dan potensi pengurangan biaya dari keseluruhan formulasi kembang gula. Juga, cocoa butter dan pengganti cocoa butter berbasis kelapa sawit memiliki karakteristik leleh unik yang sama, di mana mereka tetap padat pada suhu kamar tetapi meleleh pada suhu tubuh. Karakteristik leleh yang serupa dari alternatif cocoa butter berbahan dasar kelapa sawit memberikan tekstur yang lembut dan creamy di mulut, seperti halnya cocoa butter. Ini juga banyak digunakan untuk pelapis dalam cokelat.

Biskuit & Cookies

Dalam produksi biskuit dan kue kering, lemak berperan penting untuk menghasilkan tekstur yang renyah dan rapuh. Biasanya, lemak dalam keadaan padat atau semi-padat pada suhu kamar lebih disukai karena membuat penanganan dan pemrosesan adonan lebih mudah dan lebih diinginkan. Sifat semi-padat minyak sawit menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk memproduksi lemak manisan seperti margarin dan shortening berbasis kelapa sawit, tanpa perlu menjalani proses hidrogenasi parsial yang menghasilkan lemak trans yang berbahaya. Ini juga stabil terhadap panas dan memiliki stabilitas oksidatif yang tinggi, yang berarti bahwa produk akhir akan memiliki umur simpan yang lebih lama. Minyak sawit sangat ideal untuk memanggang karena bebas dari lemak trans dan memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga tahan terhadap kondisi pencampuran adonan cookies, shortbread, biskuit, serta mampu menjebak udara selama memanggang dan memberikan tekstur yang diinginkan pada kue. produk yang dipanggang.

Lemak manisan berbasis kelapa sawit lainnya yang umum digunakan dalam produksi biskuit adalah minyak inti sawit dan stearin inti sawit. Kedua bahan tersebut banyak digunakan dalam pembuatan isian krim biskuit, terutama pada biskuit jenis sandwich, serta dalam menciptakan tampilan akhir yang mengkilat dan menarik pada kerupuk krim. Lemak manisan berbasis kelapa sawit juga penting dalam memberikan rasa yang enak di mulut, seperti keripik dan kerenyahan, dan karenanya menghilangkan rasa pucat dari tepung.

Es krim

Es krim adalah salah satu suguhan yang paling populer, tidak hanya di kalangan anak-anak, tetapi juga banyak disukai oleh orang dewasa. Secara tradisional, es krim dibuat dengan lemak susu, tetapi karena permintaan es krim semakin tinggi, pengganti lemak susu sekarang umum digunakan sebagai alternatif.

Produksi es krim melibatkan penggabungan minyak dan air, untuk menghasilkan emulsi minyak dalam air. Sangat penting untuk komponen lemak es krim memiliki sifat leleh yang tajam untuk memastikan karakteristik organoleptik yang baik. Khususnya, lemak berbasis kelapa sawit seperti minyak sawit Malaysia dan minyak inti sawit sangat cocok sebagai pengganti lemak susu dalam es krim karena sebanding dengan lemak susu dalam penampilan, tekstur, dan sifat lelehnya. Ini juga cocok untuk formulasi es krim non-susu.

Dengan menggunakan lemak berbasis kelapa sawit dalam produksi es krim, memberikan produk akhir tekstur halus, lembut dan lembut yang diinginkan. Ini juga membantu memastikan stabilitas rasa yang baik dalam produk jadi.

Disiapkan oleh Vicky

Posted By : hk prize