Masing-masing menyerang upaya untuk menggagalkan pembangunan untuk penduduk asli
Malaysia

Masing-masing menyerang upaya untuk menggagalkan pembangunan untuk penduduk asli

Masing-masing menyerang upaya untuk menggagalkan pembangunan untuk penduduk asliMenteri Pengembangan Tanah Sarawak Tan Sri James Masing percaya ada upaya untuk menghentikan pembangunan di tanah hak adat asli. – Foto file Orang Dalam Malaysia, 13 Maret 2016.Menteri Pengembangan Tanah Sarawak Tan Sri James Masing telah menegur beberapa pihak di negara bagian tersebut karena menggagalkan upaya yang dilakukan untuk mengembangkan tanah hak adat (NCR).

Ia mengatakan, selain menuduh pemerintah berusaha merebut tanah rakyat, pihak-pihak tersebut bahkan telah menghentikan surveyor untuk melakukan survei tanah di tanah NCR masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam proyek pengembangan tanah.

“Mereka menuduh para surveyor berusaha merebut tanah rakyat dan mengusir mereka. Masalahnya, mereka bukan dari daerah yang akan dikembangkan tanahnya.

“Kalau tidak mau mengembangkan tanahnya, jangan melarang orang lain mengembangkan tanahnya. Kalau tidak mau pemerintah membantu mengembangkan tanah rakyat, maka bantulah rakyat untuk mengembangkan tanahnya,” dia berkata.

Hal itu diungkapkan Masing-masing saat meluncurkan NCR Land Development Project (Perkebunan Kelapa Sawit) di Pasai Siong, lebih dari 30 km dari di Sibu hari ini.

Ia mengatakan, karena adanya dorongan dari kalangan tertentu, banyak pemilik lahan NCR yang enggan untuk berpartisipasi dalam pengembangan lahan apapun.

Dia menambahkan, jika tanah mereka dikembangkan, tidak hanya akan meningkatkan nilai dan menghasilkan pendapatan bagi mereka, tanah itu juga akan diamankan karena mereka akan disurvei dan diberi sertifikat.

Terkait proyek pengembangan lahan Pasai Siong, Masing yang berbicara kepada wartawan kemudian mengatakan hal itu diumumkan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak saat berkunjung ke Rumah Sebastian Ungoh pada 13 Mei 2010.

Dilaksanakan Felcra Berhad, pengembangan lahan seluas 5.700 ha milik lebih dari 500 KK dari 30 rumah panjang itu akan dilakukan dalam lima tahap. – Bernama, 13 Maret 2016.


Posted By : totobet hongkong