Ledakan di Ghana merusak ratusan bangunan, menewaskan penduduk
Free

Ledakan di Ghana merusak ratusan bangunan, menewaskan penduduk

ACCRA: Sebuah ledakan besar di pedesaan Ghana kemarin menghancurkan ratusan bangunan dan menewaskan sejumlah penduduk setempat.

Belum diketahui pasti jumlah korban tragedi yang terjadi saat truk pengangkut bahan peledak menuju tambang emas bertabrakan dengan sepeda motor.

Video yang belum dikonfirmasi yang diposting di media lokal menunjukkan area ledakan besar dengan bangunan di sekitarnya hancur hanya menyisakan tumpukan kayu, batu bata, serta batang besi.

Dalam video lain, dua mayat terlihat tergeletak di tanah dan tertutup debu sementara foto lain yang dibagikan oleh anggota dewan setempat menunjukkan kawah yang dalam di pusat ledakan.

Wakil direktur jenderal Organisasi Penanggulangan Bencana Nasional, Seji Saji Amedonu, mengatakan 500 bangunan terdeteksi hancur sementara seorang pejabat darurat mengatakan kepada media lokal bahwa dia melihat 10 mayat.

“Orang-orang disarankan untuk pindah dari daerah itu ke kota terdekat untuk keselamatan mereka sendiri sementara upaya pemulihan sedang berlangsung,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Polisi menambahkan bahwa kota-kota terdekat juga diminta untuk membuka ruang publik termasuk ruang kelas dan gereja untuk para penyintas.

Ledakan di Apiate, antara kota Bogoso dan Bawdie, terjadi ketika sebuah sepeda motor tenggelam di bawah truk yang membawa bahan peledak milik sebuah perusahaan, Maxam.

pada saat itu, truk sedang dalam perjalanan ke tambang emas Chirano, yang dioperasikan oleh perusahaan Kinross yang berbasis di Toronto.

Seorang juru bicara Kinross mengkonfirmasi ledakan itu dan mengatakan tragedi itu terjadi 140 kilometer (km) dari tambang.

Sementara itu, Presiden Ghana Nana Akufo-Addo, melalui Twitter, mengatakan dia telah diberitahu tentang ledakan itu dan mengkonfirmasi ada kematian.

“Itu adalah insiden yang benar-benar tragis dan saya atas nama pemerintah menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarga almarhum,” katanya. – REUTERS

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar