‘Koordinasikan bantuan banjir untuk menghindari pemborosan’
Free

‘Koordinasikan bantuan banjir untuk menghindari pemborosan’

[email protected]

KOTA BHARU: Seluruh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terlibat dalam pemberian bantuan dihimbau untuk mengikuti arahan yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NADMA) untuk menghindari pemborosan dan tumpukan bantuan di lokasi tertentu.

Menteri Besar, Datuk Ahmad Yakob, mengatakan koordinasi itu penting karena NADMA bisa mengatur kebutuhan LSM berada di lokasi tertentu untuk memberikan bantuan.

Ia mengatakan hal itu untuk menghindari pemborosan donasi jika bantuan yang diberikan hanya terkonsentrasi di satu tempat.

“Pengalaman kami sebelumnya pada saat banjir di Kuala Krai tahun 2014, ada tumpukan pakaian karena truk. Akhirnya bantuan ditempatkan di tempat yang salah.

“Kami berharap LSM yang ingin memberikan bantuan sesuai petunjuk dikoordinasikan oleh NADMA dan instansi yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya usai Wisuda Tahfiz ke-11 Tahun 2020 Yayasan Islam Kelantan di Jakarta, hari ini.

Sebanyak 193 santri tahfiz menerima sertifikat kelulusan setelah menghafal 30 ayat Al-Qur’an.

Turut hadir Wakil Menteri Besar, Datuk Mohd Amar Nik Abdullah.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, melalui pertemuan dengan Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, ia berharap ada koordinasi bantuan kepada korban banjir.

Ia mengatakan, saat ini bantuan lebih banyak diberikan pada upaya pembersihan kawasan yang dilanda banjir.

“Kita bersyukur karena banjir di Kelantan tahun ini tidak besar dan hanya Kecamatan Pasir Mas, khususnya Rantau Panjang yang belum pulih dari banjir,” ujarnya.

Sementara itu, kata Ahmad, mahasiswa tahfiz menjadi duta untuk Kelantan, sehingga mengharumkan nama negara.

“Kami berupaya menjadi pabrik yang menghasilkan human capital khususnya dalam bidang hafalan dan pemahaman Al-Qur’an. Juga dapat mengatasi permasalahan sosial di kalangan anak muda,” ujarnya.

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar