Isu imigran gelap tenggelam di Selat Inggris, LSM mengajukan tuntutan pembunuhan
Free

Isu imigran gelap tenggelam di Selat Inggris, LSM mengajukan tuntutan pembunuhan

PARIS: Organisasi non-pemerintah (LSM), Utopia 56, telah mengajukan tuntutan pembunuhan terhadap pejabat senior Prancis dan Inggris karena diduga gagal membantu 27 orang yang tenggelam saat mencoba menyeberangi Selat Inggris November lalu.

Tuduhan yang diajukan oleh badan kemanusiaan kemarin bernama Cherbourg Coast Guard Philippe Dutrieux; Direktur Penjaga Pantai Teritorial Prancis, Marc Bonnafous dan Direktur Penjaga Pantai Kerajaan Inggris, Claire Hughes.

Mereka dituding melakukan pembunuhan tanpa niat dan gagal membantu para imigran gelap (PATI) yang membutuhkan bantuan saat melintasi Selat Inggris.

Utopia 56 mengatakan, menurut pernyataan dua orang yang selamat, mereka telah melakukan panggilan darurat ke layanan penyelamatan Prancis dan Inggris sebelum mayat migran lainnya akhirnya ditemukan oleh kapal pukat ikan.

“Mereka tidak segera diberi bantuan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Sebagian besar korban kecelakaan kapal yang tenggelam pada 26 November adalah orang Kurdi Irak, empat pria Afghanistan, tiga orang Etiopia serta masing-masing satu orang Somalia dan satu orang Kurdi Iran.

Korban tewas melibatkan tujuh wanita, termasuk seorang anak berusia 16 tahun dan lainnya berusia tujuh tahun.

Utopia 56 mengklaim kegagalan penjaga pantai Prancis dan Inggris untuk bertindak adalah ‘normal’, sambil berharap penyelidikan akan mengungkapkan penyebab kematian yang sebenarnya.

Asosiasi menyesalkan bahwa penyelidikan Prancis atas kecelakaan itu berfokus pada perdagangan manusia, bukan pada kegagalan pihak berwenang sementara Inggris tidak melakukan penyelidikan apa pun.

Kecelakaan fatal di Selat Inggris juga menyebabkan ketegangan diplomatik antara London dan Paris.

Dalam waktu 48 jam setelah kecelakaan, Presiden Prancis Emmanuel Macron menuduh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tidak serius dalam mencegah penyeberangan ilegal semacam itu.

Prancis, sementara itu, menyesali reaksi awal Johnson, yang dianggap mengalihkan kesalahan ke negara.

Berdasarkan hasil investigasi, para imigran gelap tersebut bergerak menggunakan perahu dari Loon-Plage di utara Prancis pada malam hari.

Setelah perahu mereka tenggelam, hanya dua orang, seorang Kurdi Irak dan seorang Sudan yang diselamatkan.

Menurut para penyintas, ada total 33 orang di kapal itu. – AFP

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar