Iskandar Malaysia berhasil menurunkan emisi karbonnya sebesar 19,7 persen
Free

Iskandar Malaysia berhasil menurunkan emisi karbonnya sebesar 19,7 persen

[email protected]

JOHOR BAHRU: Iskandar Malaysia kembali mencatat sejarah di tingkat internasional dengan mencatatkan pengurangan karbon sebesar 19,7 persen berdasarkan laporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) 2019.

Kepala Eksekutif Otoritas Pembangunan Daerah Iskandar (IRDA), Datuk Ismail Ibrahim, mengatakan pembangunan holistik di kawasan itu akan terus menekankan pembangunan yang adil dalam agenda ekonomi, sosial dan lingkungan.

Ia mengatakan, pencapaian tersebut merupakan bagian dari implementasi 281 program yang direncanakan dalam Rencana Aksi Masyarakat Rendah Karbon Iskandar Malaysia 2025 (LCSBPIM 2025), yang diluncurkan pada November 2012.

“Kami bangga melihat upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan telah menunjukkan hasil yang positif dan saling melengkapi dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

“Sejauh ini, lebih dari 60 program telah dilaksanakan dan 214 program lainnya sedang berjalan,” katanya dalam sebuah pernyataan di sini hari ini.

Kinerja GRK Iskandar Malaysia telah dipantau sejak tahun 2015 berdasarkan Standar Protokol Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca Global untuk skala masyarakat.

Ismail mengatakan penghitungan antara 2015 hingga 2017 dibuat berdasarkan laporan level GPC BASIC, meliputi tiga sektor, yakni sektor energi stasioner, transportasi, dan persampahan.

Untuk periode antara 2018 dan 2019, perhitungan dilakukan berdasarkan laporan BASIC+, selain dua sektor lagi termasuk Proses Industri dan Penggunaan Produk (IPPU), Pertanian, Kehutanan, dan Tata Guna Lahan (AFOLU).

Inventarisasi tersebut merupakan hasil kerjasama IRDA dengan lima Pemerintah Daerah (PBT) yakni DPRD Johor Bahru (MBJB), DPRD Iskandar Puteri (MBIP), DPRD Pasir Gudang (MBPG), DPRD Kulai (MPKu) dan Pontian. Dewan Kota (MPPn).

Program seperti Iskandar Malaysia Ecolife Challenge (IMELC), Green Accord Initiative Award (GAIA), Green Community Carbon Reduction Program (GCCR) dan kepemilikan kerangka rendah karbon lokal oleh lima otoritas lokal mencerminkan pentingnya kerjasama dan koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, swasta dan masyarakat dalam menyikapi isu dan tantangan lingkungan,” ujarnya.

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar