CPO berjangka jatuh karena pelemahan minyak kedelai pada 27 Oktober – MPOC
MpoC

CPO berjangka jatuh karena pelemahan minyak kedelai pada 27 Oktober – MPOC

CPO berjangka jatuh karena pelemahan minyak kedelai pada 27 Oktober

KUALA LUMPUR (27 Okt): Kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives berakhir lebih rendah pada hari Rabu setelah mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut, mengikuti penurunan minyak kedelai semalam di Chicago Board of Trade (CBOT), dealer dikatakan.

Pedagang kelapa sawit David Ng mengatakan harga minyak kedelai yang lebih rendah secara umum menyebabkan pelemahan harga CPO

“Kami menemukan dukungan di RM4.850 per ton dan resistensi di RM5.100 per ton,” katanya kepada Bernama.

Pada penutupan, kontrak berjangka CPO untuk November 2021 dan Desember 2022 keduanya turun masing-masing RM23 menjadi RM5.300 per ton dan RM5.123 per ton.

Sementara itu, kontrak minyak sawit acuan Januari 2022 turun RM46 menjadi RM4.966 per ton, Februari 2022 kehilangan RM50 menjadi RM4,847 per ton, sedangkan Maret 2022 dan April 2022 turun RM51 menjadi RM4,730 per ton dan RM4,665 per ton. , masing-masing.

Total volume turun menjadi 55.528 lot dari 57.366 lot pada hari Selasa, sementara open interest menyempit menjadi 245.710 kontrak dari 248.038 kontrak sebelumnya.

Harga CPO fisik untuk November Selatan adalah RM30 lebih rendah pada RM5.350 per ton.

Sumber: The Edge Markets

Anda dapat membagikan postingan ini:


Posted By : hk prize