Covid-19: Gereja Anglikan di Sarawak tetap tutup, kata Uskup |  Malaysia
News

Covid-19: Gereja Anglikan di Sarawak tetap tutup, kata Uskup | Malaysia

Rt Rev Datuk Danald Jute, Uskup Gereja Anglikan di Sarawak dan Brunei.  — Borneo Post Online pic
Rt Rev Datuk Danald Jute, Uskup Gereja Anglikan di Sarawak dan Brunei. — Borneo Post Online pic

KUCHING, 24 Juli — Gereja dan kapel Anglikan di Sarawak akan tetap ditutup meskipun diizinkan untuk dibuka dengan kapasitas 50 persen, kata Uskup Gereja Anglikan di Sarawak dan Rt Rev Datuk Danald Jute dari Brunei.

Dia mengatakan bahwa sayangnya, mereka harus berhati-hati dan mempertahankan posisi Keuskupan mereka saat ini untuk tetap ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

“Sayangnya, kita perlu berhati-hati dan mempertahankan posisi Keuskupan kita saat ini, yaitu gereja dan kapel kita akan tetap ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut,” katanya hari ini.

Dia menambahkan, keputusan Keuskupan Anglikan Kuching tentang masalah ini telah diungkapkan dalam Surat kepada Umat beriman yang telah dibagikan di media sosial termasuk Facebook.

Danald mengatakan bahwa Keuskupan menyadari bahwa keputusan ini mungkin tidak seperti yang diharapkan beberapa orang, karena banyak dari mereka kehilangan perasaan berada dalam kebaktian fisik gereja.

“Kami ingin meyakinkan Anda bahwa keputusan kami datang dari cinta dan perhatian kami untuk Anda. Jumlah infeksi Covid-19 baru sekarang berada pada angka tertinggi secara nasional dan di negara bagian.

“Yang lebih mengkhawatirkan adalah lonjakan jumlah kasus yang melibatkan varian Delta yang lebih agresif dan menular. Mari kita terus melakukan bagian kita untuk menghentikan penyebaran virus lebih lanjut, ”katanya.

Ia juga berpesan kepada jemaat agar tetap mematuhi standar operasional prosedur (SOP) penanganan Covid-19 termasuk penggunaan masker meski sudah divaksin.

Ia berharap agar mereka juga saling bahu membahu terutama yang miskin dan yang membutuhkan karena banyak keluarga yang terkena dampak buruk dari pandemi ini.

“Lanjutkan Ibadah Online yang disaring dari beberapa paroki kita,” katanya.

Kemarin, Komite Penanggulangan Bencana Sarawak (SDMC) mengumumkan bahwa rumah ibadah non-Muslim dapat dibuka dari jam 6 pagi hingga jam 8 malam dengan kapasitas 50 persen di bawah Fase Dua Rencana Pemulihan Nasional (NRP) yang efektif hari ini.

Sesuai SOP yang dikeluarkan oleh Unit Agama Lain (Unifor), para pemuka agama harus menyelesaikan vaksinasi dua minggu sebelum pembukaan kembali rumah ibadah masing-masing, sedangkan jemaah yang belum divaksinasi tetap dilarang memasuki rumah ibadahnya. memuja.

Disebutkan juga bahwa sekretariat juga akan diizinkan buka dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore dengan hanya 50 persen tenaga kerja yang diizinkan.

SOP juga menyatakan hanya maksimal 25 orang yang diizinkan per upacara pernikahan yang akan dilakukan di rumah ibadah masing-masing dan hanya maksimal 12 orang yang diizinkan per pertemuan administrasi.

Meski begitu, kegiatan lain seperti seminar, kursus, dan kegiatan budaya akan tetap dilarang.

Masyarakat yang akan berkunjung ke rumah ibadah masing-masing diingatkan untuk mematuhi SOP secara ketat termasuk menandatangani kehadiran mereka melalui MySejahtera dan pemeriksaan suhu tubuh.

Mereka juga harus memakai masker wajah dan membersihkan tangan mereka, dan mereka yang suhu tubuhnya melebihi 37,5 °C harus ditolak masuk.

Mereka yang menunjukkan tanda dan gejala Covid-19 seperti batuk, sakit tenggorokan, dan kesulitan bernapas dilarang masuk.

Warga lanjut usia dan individu yang menderita penyakit kronis dihimbau untuk tidak mengunjungi rumah ibadah mana pun sementara anak-anak berusia 12 tahun ke bawah dilarang keras.

Individu yang akan diizinkan masuk ke dalam rumah ibadah harus menghindari kontak dekat seperti jabat tangan.

Mereka harus segera meninggalkan rumah ibadah setelah selesai dengan urusannya.

Semua panitia dari berbagai rumah ibadah harus memastikan bahwa semua individu menjaga jarak fisik satu meter dan secara ketat mematuhi SOP yang ditetapkan oleh otoritas. — Borneo Post Online

Posted By : togel hongkonģ