Banjir bandang bukan karena jalan raya
Free

Banjir bandang bukan karena jalan raya

[email protected]

KUALA LUMPUR: Pemegang konsesi East Klang Valley Highway (EKVE), EKVE Sdn Bhd membantah bahwa banjir bandang yang terjadi di Kampung Lembah Jaya Utara, Ampang kemarin disebabkan oleh proyek jalan tersebut.

EKVE dalam keterangannya, hari ini menginformasikan bahwa banjir bandang disebabkan oleh hujan deras yang menyebabkan ketinggian air Sungai Ampang meningkat tajam dan meluap ke daerah dataran rendah.

“Bacaan meteorologi di Bukit Antarabangsa dan Puncak Atheneum masing-masing menunjukkan tingkat kerapatan curah hujan 144 milimeter (mm) dan 138 mm yang dikategorikan sangat deras, berlangsung sekitar tiga jam di sekitar Ampang.

“Hal ini menyebabkan ketinggian air di Sungai Ampang khususnya, meningkat tajam dan melebihi tingkat bahaya seperti yang tercatat di situs Info Banjir Dinas Pengairan dan Drainase (JPS) pada pukul 19.30, 22 November 2021,” katanya.

Menurut pernyataan itu, situasi itu menyebabkan banyak daerah dataran rendah termasuk jalan utama terendam banjir dan banjir bandang di sekitar Ampang dan Hulu Langat.

“Hal ini juga diperkirakan terjadi karena musim muson timur laut seperti yang dinyatakan dalam pernyataan yang dikeluarkan Unit Penanggulangan Bencana, Kantor Sekretaris Negara Selangor pada 17 November.

“Namun, EKVE telah mengambil langkah untuk memberikan bantuan segera kepada korban banjir di wilayah tersebut dengan juga melakukan pembersihan dan pekerjaan lain yang diperlukan,” katanya.

Menurut pernyataan tersebut, kontraktor selalu memastikan bahwa penerapan sistem pengendalian erosi lumpur di lokasi dipertahankan dan ditingkatkan dari waktu ke waktu seperti kepatuhan terhadap persyaratan penilaian dampak lingkungan (AMDAL) yang disetujui.

“Satu-satunya pekerjaan konstruksi yang tersisa adalah pembangunan jembatan, dinding penahan tanah, dasar jalan, perkerasan jalan dan bangunan tol plaza. Semua pekerjaan tanah di lokasi telah selesai.

“Instansi yang bertanggung jawab juga selalu turun ke lokasi pembangunan untuk memantau pelaksanaan proyek ini,” katanya.

Dia menambahkan, progres pekerjaan konstruksi di lokasi hingga akhir Oktober telah mencapai 95 persen dan pembangunan jalan tol EKVE diharapkan selesai dan beroperasi penuh pada kuartal pertama tahun depan.

Kemarin, Anggota DPRD Ampang, Datuk Zuraida Kamaruddin mengatakan longsor dari proyek EKVE di dekatnya, masuk ke Kali Ampang sehingga menyebabkan sungai menjadi dangkal.

Dia mengatakan, kondisi sungai yang dangkal tidak mampu menampung air dalam jumlah besar sehingga meluap dan menyebabkan banjir lumpur di daerah sekitarnya.

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar