Ada alasan SUK diubah – Sulaiman
Free

Ada alasan SUK diubah – Sulaiman

[email protected]

AYER KEROH: Ketua Menteri, Datuk Seri Sulaiman Md Ali menegaskan bahwa dirinya sudah mengetahui sebelumnya alasan pergantian Sekretaris Negara (SUK), Datuk Kamel Mohamad ke Putrajaya dalam waktu 24 jam, efektif kemarin.

Namun, dia enggan membeberkan dugaan beberapa pihak yang dilakukan secara drastis selain menolak mempertimbangkan persepsi atas tindakan yang dilakukan.

“Saya sudah lama tahu (alasan perubahan SUK), (antara) sebulan atau tiga bulan lalu dan itu (sebenarnya) normal pada setiap kepala departemen pemerintah.

“Mungkin dia (Kamel) ditempatkan di kementerian yang lebih membutuhkan jasanya,” katanya dalam konferensi pers di kantornya, di Seri Negeri, Jakarta, hari ini.

Kamel, yang memulai tugasnya sebagai Melaka SUK pada Oktober tahun lalu, dikatakan telah menerima pemberitahuan 24 jam pada Selasa yang memerintahkan dia untuk pindah ke Putrajaya mulai kemarin.

Lowongan tersebut telah diisi oleh Pejabat Keuangan Negara, Datuk Zaidi Johari efektif kemarin.

Namun, situasi tersebut dibantah oleh beberapa pihak, termasuk Pemimpin Oposisi Melaka, Adly Zahari melalui Facebook miliknya, pagi ini.

Adly, yang juga mantan Ketua Menteri Melaka, mengaku perubahan itu terburu-buru dan harus dilakukan dengan proses dan etika yang benar.

Mengomentari tudingan Anggota Dewan Negara (ADUN) Bukit Katil itu, Sulaiman mengatakan, semua pihak berhak bersuara, termasuk yang menyangkut urusan pemerintahan.

“Orang-orang senang berbicara karena kita tahu apa yang sebenarnya. Mungkin di zamannya (Adly sebagai Ketua Menteri) hal ini tidak terjadi, di zaman saya itu terjadi karena ada alasannya,” katanya.

Mengomentari lebih lanjut, Sulaiman mengatakan, pergantian kepala atau pejabat pemerintahan merupakan hal biasa dalam lanskap administrasi pemerintahan.

Dia mengatakan tidak ada persoalan krisis dalam penyelenggaraan pemerintahan negara yang memaksa perubahan drastis seperti yang dituduhkan beberapa pihak.

“Pertukaran (pejabat pemerintah) itu normal karena datang, masuk, pergi di setiap pos adalah proses yang normal dan tidak ada yang aneh.

“Jika dia dibutuhkan di salah satu tempat yang lebih baik, dia harus pergi. Jadi tidak ada pertanyaan tentang krisis mengapa saya sudah tahu sejak lama,” katanya.

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : hk hari ini keluar